Posts

Showing posts from April, 2020

Rincian Biaya Kuliah S1 Keperawatan Kampus Swasta

Image
Medianers    Rincian biaya masuk kuliah S1 Keperawatan beragam, tergantung kampus kawasan calon mahasiswa berguru. Namun perkiraan biaya masuk kuliah S1 Keperawatan  di kampus swasta sekitar 15 juta rupiah.  Pembayaran uang masuk kuliah tersebut, biasanya kampus ada yang mengizinkan pembayaran dicicil tiga tahap selama semester 1 sebanyak 4-6 juta. Dan, untuk semester 2 sebanyak 4-6 juta lagi, dan sisanya bisa dibayarkan di semester selanjutnya. Calon mahasiswa juga membayar uang pengembangan kampus sebanyak 2-4 juta rupiah. Serta uang orientasi pendidikan sejumlah 1 juta rupiah. Ditambah biaya seragam kuliah sebanyak 2- 3 juta rupiah. Jadi diperkirakan untuk semester 1 saja, calon mahasiswa mengeluarkan biaya sekitar 15 juta rupiah. Dan, semester selanjutnya (setiap 6 bulan), mahasiswa dikenakan uang semester 2-3 jutaan. Terkadang, ada biaya aksesori uang praktikum atau biaya praktek lapangan. Sekali lagi seluruh perkiraan biaya masuk kuliah S1 Keperawatan yang telah

Menyoal Penggunaan Kata Paramedis

Image
Medianers Suatu ketika teman penulis pernah melaksanakan protes keras pada pimpinan ketika rapat, semoga pimpinan tidak lagi menggunakan kata paramedis untuk menerangkan identitas profesi. Tapi sebut saja nama profesi masing-masing, seperti perawat, bidan, radiografer, analis laboratorium, teknisi medis, apoteker, atau sebut tenaga kesehatan saja. Sebab, arti kata paramedis di Indonesia maknanya keliru dan tidak sempurna, seolah melecehkan salah satu profesi kata sahabat tersebut. Dikutip dari KBBI daring ( kbbi.kemdikbud.go.id ), mengartikan paramedis sebagai, "orang yang bekerja di lingkungan kesehatan sebagai pembantu dokter (mirip perawat)."  Padahal dalam UU No. 38 Tahun 2014 menjelaskan, "perawat yaitu seseorang yang telah lulus pendidikan tinggi keperawatan, baik di dalam maupun di Iuar negeri yang diakui oleh Pemerintah sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-ajakan." Dan, dalam UU tersebut tak satupun menjelaskan perawat sebagai pembantu.

Aipni : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia

Image
Medianers AIPNI ialah Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia. Organisasi ini berbentuk asosiasi yang beranggotakan institusi pendidikan tinggi keperawatan. AIPNI didirikan di Jakarta pada tanggal 29 Juni 2001 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. AIPNI mempunyai visi menjadi wadah institusi penyelenggara pendidikan yang berorientasi pada upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat, pengembangan teknologi dan ilmu keperawatan melalui penyelenggaraan proses pendidikan Ners yang berwawasan global. Tujuan AIPNI adalah memberdayakan setiap institusi pendidikan Ners untuk menjadi penyelenggara pendidikan yang dapat menghasilkan Ners yang berkualifikasi setara, bermartabat tinggi, dan bermanfaat bagi masyarakat. Dikutip dari AD/ART AIPNI, Bab 3, Pasal 8 bahwa, "AIPNI berazaskan kaidah dan nilai-nilai yang terkandung dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi keperawatan serta nilai profesi keperawatan." AIPNI berperan sebagai sentra pembinaan penyelenggaraan pe

Ingin Jadi Perawat, Kuliahnya Dimana ?

Image
Medianers Suatu saat, Admin pernah diajukan pertanyaan oleh seseorang lewat pesan elektronik tentang, "jika ingin jadi Perawat kuliahnya dimana? Bagaimana biaya kuliahnya? Serta berapa lama kuliahnya? Untuk itu, Admin coba menjelaskan melalui goresan pena ini, mudah-mudahan mampu dipahami. Jika berminat menjadi Perawat, maka ambil jurusan D-III Keperawatan atau S1 Keperawatan. Kuliahnya mampu di kampus swasta atau negri. Di kampus swasta, biasanya berjulukan STIKes (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan). Sedangkan kampus negri, berjulukan Poltekes, kependekan dari Politeknik Kesehatan. Atau di universitas milik negri, dengan nama Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK). Tak dipungkiri, kuliah jurusan Ilmu Keperawatan akhir ini mulai diminati, sehingga kampus Keperawatan swasta bermunculan. Di STIKes, tidak hanya jurusan keperawatan saja, tapi ada bermacam jurusan, mirip D-III Keperawatan, S1 Keperawatan, plus Profesi Ners, D-III Kebidanan, D-III Analis Laboratorium, dan D-III Gizi,

8 Langkah Gampang Daftar Stikes Perintis

Image
Medianers Covid-19 telah membatasi aktifitas manusia di Indonesia. Sebagai langkah pencegahan pemerintah menerbitkan keputusan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pembatasan sosial juga berlaku di Sumatera Barat. Hal itu, berimbas pada penerimaan mahasiswa dan mahasiswi gres. Namun, STIKes Perintis mempunyai 8 langkah mudah bagi calon pendaftar supaya bisa mendaftar tanpa harus melanggar hukum PSBB. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Perintis berada di bawah naungan Yayasan Perintis didirikan pada tahun 1988. Memiliki dua kampus, satu terletak di Kota Padang dan satu lagi, berada di Kota Bukittinggi. STIKes Perintis memiliki 8 Program Studi, diantaranya: D-III Analis Kesehatan, D-IV Analis Kesehatan, D-III Gizi, S-I Gizi, D-III Keperawatan, S-I Keperawatan, D-III Kebidanan, dan Profesi Ners. "Yayasan perintis didirikan pada 21 Juli 1988. Pendirinya yaitu Dr.H.Rafki Ismail, M.PH. Yayasan Perintis mempunyai dua perguruan tinggi, adalah STIKes dan Sekolah Tinggi

Kuliah Keperawatan Sambil Kerja, Bisakah?

Image
Medianers "Apakah Saya bisa kuliah jurusan keperawatan sambil kerja," demikian pertanyaan sering diajukan pada penulis melalui pesan elektronika. Jawabannya, sangat mampu. Tapi, yang bisa calon mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan Akademi Keperawatan (Akper), yang ingin melanjutkan ke pendidikan S1 Keperawatan dan profesi Ners. Ada beberapa kampus swasta, seperti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) yang ada jurusan keperawatan membuka acara kelas non reguler. Menerima calon mahasiswa yang telah bekerja. Program non reguler adalah menyelenggarakan pendidikan 3 sampai 4 hari pertemuan dalam 1 minggu. Jadwal belajar biasanya pukul 14.00 Wib- hingga selesai atau hingga pukul 18.00 Wib. Kecuali, pada hari Sabtu atau Minggu jadwal kuliah penuh dari pagi sampai sore. Begitu juga ketika praktek klinik keperawatan di rumah sakit, atau di layanannya kesehatan, prakteknya 3 atau 4 hari dalam 1 pekan. Bagi Perawat berstatus PNS, berh

Bersama-Sama Melawan Corona, Indonesia Disorot Media Internasional

Image
Medianers Semangat gotong-royong rakyat Indonesia melawan virus corona disorot media internasional. Yaitu The Straits Times, menempatkan gosip di halaman utama, dengan kategori Top Stories, berjudul " Indonesians fight coronavirus with gotong-royong ," dipublikasikan 19 April 2020. Materi berita yang diekspos The Straits Times yaitu, perihal semangat kebersamaan rakyat Indonesia, mirip warga perumahan dalam penanganan corona, juga tentang pedagang kecil yang saling bantu membantu dalam pemenuhan kebutuhan logistik, dan relawan serta masyarakat menyumbangkan APD ke instansi kesehatan. Straits Times juga menyorot ihwal, orang Indonesia bersatu dalam semangat komunitas untuk membantu tetangga mereka yang membutuhkan. Begini kutipannya, "beberapa warga di kompleks perumahan Cipageran Asri di Jawa Barat berkumpul setiap hari untuk menyiapkan makanan lezat untuk tetangga yang menderita coronavirus." Narasi The Straits Time berlanjut, "ketika laki-laki

Turp ( Trans Uretral Reseksi Prostat )

Image
Medianers TURP (Trans Uretral Reseksi Prostat ) ialah suatu operasi pengangkatan jaringan prostat lewat uretra menggunakan resektroskop, dimana resektroskop merupakan endoskop dengan tabung 10-3-F untuk pembedahan uretra yang dilengkapi dengan alat pemotong dan counter yang disambungkan dengan arus listrik. Tindakan  TURP (Trans Uretral Reseksi Prostat ) memerlukan pembiusan umum maupun spinal dan merupakan tindakan invasive yang masih dianggap aman dan tingkat morbiditas minimal. TURP merupakan operasi tertutup tanpa insisi serta tidak mempunyai imbas merugikan terhadap potensi kesembuhan. Operasi ini dilakukan pada prostat yang mengalami pembesaran antara 30-60 gram, lalu dilakukan reseksi. Cairan irigasi dipakai secara terus-menerus dengan cairan isotonis selama mekanisme. Setelah dilakukan reseksi,penyembuhan terjadi dengan granulasi dan reepitelisasi uretra pars prostatika. Setelah dilakukan TURP, dipasang kateter Foley tiga susukan no. 24 yang dilengkapi balon 30

Patofisiologi Bph (Benigna Prostat Hiperplasia)

Image
Medianers Patofisiologi BPH (Benigna Prostat Hiperplasia) adalah perubahan mikroskopik pada prostat terjadi pada pria usia  30 - 40 tahun. Bila perubahan mikroskopik berkembang, maka akan terjadi perubahan patologi anatomi pada pria usia 50 tahunan. Perubahan hormonal menimbulkan hiperplasia jaringan penyangga stromal dan elemen glandular  pada prostat. Teori Terjadinya BPH : Teori Dehidrosteron (DHT) yaitu aksis hipofisis testis dan reduksi testosteron menjadi dehidrosteron (DHT) dalam sel prostat menjadi faktor terjadinya penetrasi DHT ke dalam inti sel yang menimbulkan inskripsi pada RNA sehingga mengakibatkan terjadinya sintesa protein. Teori hormon pada orang bau tanah ialah bab tengah kelenjar prostat mengalami hiperplasia yamg disebabkan oleh sekresi androgen yang berkurang, estrogen bertambah relatif atau otoriter. Estrogen berperan pada kemunculan dan perkembangan  hiperplasi prostat. Faktor interaksi stroma dan epitel hal ini banyak dipengaruhi oleh G

Penyebab, Tanda Dan Tanda-Tanda Bph (Benigna Prostat Hiperplasia)

Image
Medianers BPH (Hiperplasia Prostat Benigna) yaitu suatu keadaan dimana kelenjar prostat mengalami pembesaran, memanjang ke atas ke dalam kandung kemih dan menyumbat fatwa urin dengan menutup orifisium uretra. BPH merupakan kondisi patologis yang paling umum pada laki-laki. (Smeltzer dan Bare, 2002). Sedangkan berdasarkan Sabiston, (2004) BPH yaitu pembesanan prostat yang jinak bervariasi berupa hiperplasia kelenjar atauhiperplasia fibromuskular. Namun orang sering menyebutnya dengan hipertropi prostat namun secarahistologi yang lebih banyak didominasi yakni hyperplasia. Penyebab BPH (Hiperplasia Prostat Benigna) Penyebab niscaya terjadinya BPH sampai sekarang belum diketahui. Namun yang niscaya kelenjar prostat sangat tergantung pada hormon androgen. Faktor lain yang akrab kaitannya dengan BPH yakni proses penuaan Ada beberapa factor kemungkinan penyebab, diantaranya : Dihydrotestosteron Peningkatan 5 alfa reduktase dan reseptor androgen menyebabkan epitel dan strom

Robohnya Benteng Terakhir Perlawanan Corona

Image
Medianers Sejak warga Indonesia terserang virus corona, maka petugas kesehatan dan layanan kesehatan dianggap sebagai garda depan untuk mengatasinya. Idealnya, tenaga kesehatan ialah benteng terakhir perlawanan, bukan sebagai garda depan. Sebab, sejak petugas kesehatan menjadi garda depan, banyak yang telah terinfeksi. Satu bulan terakhir dilaporkan ratusan orang garda depan tersebut bertumbangan, pertahanannya lemah, gampang dirobohkan virus corona.  Jika tidak diantisipasi segera, ada kemungkinan beberapa 'benteng pertahanan', mirip Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) terancam ditutup  di Indonesia, alasannya tenaganya telah tumbang. Dikutip dari beritasumbar.com bahwa, "sebanyak 58 orang petugas medis yang bertugas di Puskesmas Kecamatan XI, Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan jalani karantina di Rusunawa Painan yang berada di kecamatan IV Jurai Kabupaten Pessel, Sumbar." Sehubungan dengan pelaksanaan karantina tenaga medis dan tenaga keseh

Usulan Psbb Di Sumbar, Disetujui Menkes

Image
Medianers   Usulan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat (Sumbar), disetujui oleh Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto.  Keputusan PSBB di Sumbar, ditetapkan Menkes tanggal 17 April 2020 melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/260/2020. “Usulan Pemerintah Sumatera Barat untuk PSBB telah kami setujui, maka tinggal dilaksanakan oleh mereka,” kata dr. Terawan di Gedung Kemenkes, Jakarta, Jumat (17/4). Melalui siaran pers, Kemenkes menyatakan bahwa, "PSBB dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang bila masih terdapat bukti penyebaran." "Kasus Covid-19 di provinsi Sumbar telah terjadi peningkatan dan penyebaran masalah yang signifikan. Oleh sebab itu, PSBB sudah harus ditetapkan di sana dalam rangka percepatan penanganan Covid-19," terperinci Menkes. PSBB di Sumatera Barat ditetapkan sehabis dilakukan proses kajian epidemiologi dan pertimbangan kesiapan tempat dalam a

Asset Performance Management, Solusi Sempurna Monitoring Produk Farmasi

Image
Medianers  - Dewasa ini, pengelola rumah sakit berpikir keras bagaimana cara efektif memakai anggaran. Sebab, manajemen rumah sakit tidak ingin “besar pasak daripada tiang” atau lebih besar biaya operasional daripada pemasukan. Dulu, pihak rumah sakit bisa saja mengatur biaya atau tarif pengobatan dan perawatan untuk menutupi kekurangan tersebut, tapi kini tidak lagi. Sebabnya, tarif pengobatan dan perawatan telah diatur oleh Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) melalui tarif INA-CBG's ( Indonesian Case Base Groups ). Untuk mencegah problem ini, beberapa rumah sakit di kota besar telah menerapkan teladan lean management , sebuah metode yang dipakai untuk meminimalisir dan mencegah adanya pemborosan seperti SDM non-produktif dan kelebihan stok produk obat-obatan. Tentunya, lean management juga dapat memastikan ketersediaan obat-obatan melalui teknologi. Teknologi yang dimaksud adalah Internet of Things (IoT). Pertama kali diperkenalkan oleh Kevin Ashton pada

Mayit Perawat Ditolak, Ppni Payakumbuh: Kami Berduka

Image
Medianers Penolakan pemakaman  mayit perawat berinisial NK, oleh sekelompok warga di Jawa Tengah, membuat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berduka. Tak terkecuali di Kota Payakumbuh. "Penolakan pemakaman sejawat kami oleh sekelompok warga di Jawa Tengah, membuat kami berduka, "kata Ns.Vanda Sandriana, S.Kep, Ketua DPD-PPNI Kota Payakumbuh, Sabtu 11 April 2020.  "Saya mengimbau sobat perawat di Kota Payakumbuh, agar memasang pita hitam di lengan kanan. Sebagai bentuk solidaritas terhadap sejawat kita yang meninggal alasannya adalah Covid-19," tambahnya.  "Sebagaimana ajakan Ketua DPW- PPNI Jawa Tengah, Edy Wuryanto, maka pita hitam dipakai mulai hari ini, hingga satu minggu ke depan. Dimulai tanggal 10-16 April," lanjut Vanda Sandriana. Terpisah, Edy Wuryanto menyatakan PPNI sangat menyayangkan penolakan terhadap perawat yang sudah berjuang di lini depan menangani Corona. Stigma negatif berlebihan tersebut mengakibatkan kekec

Auto 2000 Adakan Service Gratis Di Rsud Dr Adnaan Wd

Image
Medianers Auto 2000 Bukittinggi kerja sama dengan Auto 2000 Payakumbuh adakan pelayanan service gratis untuk pemilik kendaraan beroda empat produk Toyota di halaman parkir belakang RSUD dr Adnaan WD, Kota Payakumbuh, Rabu 8 April 2020. "Sebelumnya kami berterima kasih atas usaha dan dedikasi bapak dan ibu, alasannya adalah sudah menjadi garda terdepan dalam pencegahan Covid-19. Sebagai bentuk terima kasih, kami dari Auto 2000 Bukittinggi ingin menjaga kebersihan kendaraan bapak dan ibu sekalian dalam bentuk acara Health Campaign," kata Sudarto, Service Head Auto 2000 Bukittinggi. "Adapun service gratis yang kami berikan ialah pemeriksaan filter cabin, investigasi blower AC, dan investigasi evaporator dengan investigasi AKI, serta penyemprotan air fresh desinfektan. Sedangkan untuk cuci snow wash kami menunjukkan voucher pada pelanggan, untuk ditukarkan ke Auto 2000 Bukittinggi," tambah Sudarto. Menanggapi itu, dr. Indra Fahlevi, dokter garda terdep

Ikesma Peduli Penanganan Covid-19, Wakil Walikota Berikan Apresiasi

Image
Medianers Sebagai wujud kepedulian Ikatan Eks SMAN 1 Payakumbuh (Ikesma), dalam menanggulangi Covid-19, maka segenap pengurus dan anggota ikut menyumbangkan Alat Pelindung Diri (APD) ke sejumlah layanan kesehatan di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.   "Hari ini kita menyerahkan derma APD ke beberapa tempat layanan kesehatan di Kota Payakumbuh. APD kami serahkan dimulai hari ini hingga Jumat, " kata dr. Rita Danianti, Sp.Jp, selaku Ketua Pelaksana Bakti Sosial, didampingi Ns.Lily Yanti, S.Kep dan beberapa anggota Ikesma, ketika menyerahkan APD di depan IGD, RSUD Adnaan WD, Rabu (8/4). Dokter Rita menambahkan, "kami dari Ikesma SMAN 1 Payakumbuh merasa peduli dan terpanggil untuk ikut serta meringankan beban Pemko Payakumbuh, memerangi penyakit Covid -19 ini. Setelah ini, kami juga akan mengantarkan santunan APD ke Dinas Kesehatan,  dan Rumah Sakit Yarsi Payakumbuh," tambahnya. "Selain itu, kami juga donasikan APD ke

Di Hari Kesehatan Sedunia 2020, Who Beri Pertolongan Pada Profesi Perawat Dan Bidan

Image
Medianers Setiap tanggal 7 April diperingati sebagai Hari Kesehatan Dunia, dan dirayakan setiap tahun oleh komunitas kesehatan dunia, serta didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).  Sejak digelar pada tahun1950, maka tahun 2020 merupakan tahun Istimewa bagi profesi Perawat dan Bidan, alasannya WHO  mengusung tema, " memperkuat tugas perawat dan bidan dalam kesehatan dunia, ." Tema itu diusung, alasannya adalah peran vital perawat dan bidan menjaga kesehatan dunia.   "7 April 2020 yakni hari untuk merayakan pekerjaan perawat dan bidan, sekaligus untuk mengingatkan para pemimpin dunia tentang peran penting yang mereka mainkan dalam menjaga dunia supaya tetap sehat. Perawat dan Bidan termasuk petugas kesehatan lainnya berada di garis depan dalam menanggulangi COVID-19," demikian rilis WHO di situs resminya. "Perawat adalah tulang punggung sistem kesehatan apa pun. Saat ini, banyak perawat menempatkan diri mereka di garis depan dalam pertempura

Jam Besuk Rsud Adnaan Wd Payakumbuh

Image
Medianers Jam besuk di RSUD Adnaan WD Payakumbuh di hari biasa ialah ada dua sesi, diantaranya jam besuk pagi mulai pukul 11.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB. Kemudian jam besuk sore pada pukul 16.00 WIB sampai dengan 19.00 WIB. Sehubungan dengan ditetapkannya Covid-19 sebagai pandemi global dan tragedi nasional, sehingga administrasi RSUD dr Adnaan WD ikut tanggap akan hal itu, maka ada perubahan jadwal jam besuk di RSUD Adnaan WD Payakumbuh. Kepastian itu, tertuang dalam peraturan kunjungan RSUD dr Adnaan WD yang ditandatangani dr.Efriza Naldi, Sp.OG selaku Direktur utama RSUD dr Adnaan WD pada tanggal 16 Maret 2020, dan diberlakukan tanggal 17 Maret 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan. Adapun poin yang tertuang dalam hukum jam besuk atau kunjungan pasien yaitu : Kunjungan besuk pasien rawat inap untuk sementara ditiadakan. Penunggu Pasien hanya 1 orang  dan pergantian penunggu diskrining oleh sekuriti di gerbang utama. Pendamping pasien rawat jalan ha